Postingan

Bagaikan Robot Di Padang Tandus

Gambar
  Membuncah di dalam dada Berat sekali tarikan napasku Semua yang dirasa dalam dada Begitu banyak dan sangat menyesakkaan Semua terasa begitu menyakitkan Aku...yang berdiri di antara persimpangan Kemana arah kakiku harus melangkah ? Terhenyak, sesak melihat kenyataan yang begitu miris Semua diarahkan oleh sistem komputer Semua didapat dalam waktu yang cepat Tinggal bertanya, langsung ada jawaban Tanpa ada sentuhan dan senyuman Tanpa ada ucapan  dan ungkapan sayang Tanpa ada kata-kata yang selalu menguatkan jiwa Kita tak saling kenal Canggung di antara kita, tatapan ketakutan yang selalu menghantui Siapakah kau ? bayangan hitam mengikuti langkahku Kita bagai robot-robot yang berjalan tanpa arah Kemanakah jiwa-jiwa yang ramah ? Kemanakah senyum-senyum yang manis Kemanakah rasa sayang  Kemanakah rasa rindu Kita bagaikan robot di padang tandus Gagah, diam  dan kaku Tanpa bisa tersenyum Tanpa punya rasa empati, simpati Robot bukanlah segalanya Kita manusia bukan robot Rob...

Puisi Akrostik Hujan

Gambar
Hujan Membawa Berkah H ari berlalu begitu cepat U ntaian jejak langkah terlihat jelas J ejak langkah seorang hamba yang penuh dengan dosa A kankah semua berubah ??? N anar tatapannya M anakala senja datang di penghujung hari E ngkau sambut dengan sukacita M alam pun menyapa dengan mesra B ak putri  yang turun dari khayangan A dakah ini nyata ? W ajah sendu pucat pasi A ir sejuk membasuh lukamu B iarkanlah semuanya terjadi E ntah apa yang bergejolak dalam dada R asa yang pernah ada, tidak akan ku lupa K ini tinggal kenangan yang meninggalkan luka A aahhhh,,, mengapa kau selalu  datang  dalam bayanganku H ujan yang selalu membawa rindu tentangmu Purwakarta, 10 Maret 2021  

Patidusa "Alunan Rasa Sang Guru"

Gambar
                Alunan Rasa Sang Guru Oleh : Ai Setiawati M. Pd   Bahagia Terasa   didada Terbayang senyum manis Menyambut pagi yang indah.   Bersiap dalam tekad jiwa Tergambar goresan pelangi Lukisan indah Dimata.   Haii !! Gambaran jiwa Semangat membara dihati Bersorak riuh suara gemuruh.   Langkah tegap   penuh semangat Senyum mengembang di bibir Rindu menderu Dihati.   Sayang Sampai kapan Asa akan terbelenggu Jiwa tersiksa berjuta rindu. Kapankah ini akan berakhir Lelah sudah jiwa Sepi, Hampa Sendiri. Senyummu Tergambar dilayar Tanpa bisa disentuh Semua serba memakai gawai. Jaga jarak, Cuci tangan dan bermasker Kita tidak kenal Wajah-wajah Muridku. Purwakarta, 30 Januari 2021 #31Januari AISEI WrittingChallange

Patidusa "Alunan Rasa Sang Guru"

Gambar
                Alunan Rasa Sang Guru Oleh : Ai Setiawati M. Pd   Bahagia Terasa   didada Terbayang senyum manis Menyambut pagi yang indah.   Bersiap dalam tekad jiwa Tergambar goresan pelangi Lukisan indah Dimata.   Haii !! Gambaran jiwa Semangat membara dihati Bersorak riuh suara gemuruh.   Langkah tegap   penuh semangat Senyum mengembang di bibir Rindu menderu Dihati.   Sayang Sampai kapan Asa akan terbelenggu Jiwa tersiksa berjuta rindu. Kapankah ini akan berakhir Lelah sudah jiwa Sepi, Hampa Sendiri. Senyummu Tergambar dilayar Tanpa bisa disentuh Semua serba memakai gawai. Jaga jarak, Cuci tangan dan bermasker Kita tidak kenal Wajah-wajah Muridku. Purwakarta, 30 Januari 2021 #31Januari AISEI WrittingChallange

Puisi Patidusa Cemara

Gambar
 Puisi Lukisan Alam Oleh : Ai Setiawati Terukir  Indah lukisan Karya maha- Agung Begitu luas jagat raya. Luas cakrawala ini Semua tercipta indah hasil karya sang-Kuasa.  Jangan Kita nodai Jagalah lukisan Karya indah sang - Pencipta. Gunung Menjulang tinggi Gagah menjaga bumi Penghalang angin yang berhembus. Hutan Penyedia Oksigen Menyimpan bekal kehidupan Air tersimpan dalam akar. Laut Biru tergambar Mengandung berjuta harapan Berjuta kehidupan terkandung disana. Jaga Lukisan alam Jangan sampai terganti Mata air menjadi sejuta kesedihan. Bijak  Agar terhindar Dari bencana alam Jaga dan hargai alam kita. Purwakarta, 25 Januari 2021

Puisi Patidusa Cemara

Gambar
 Puisi Lukisan Alam Oleh : Ai Setiawati Terukir  Indah lukisan Karya maha- Agung Begitu luas jagat raya. Luas cakrawala ini Semua tercipta indah hasil karya sang-Kuasa.  Jangan Kita nodai Jagalah lukisan Karya indah sang - Pencipta. Gunung Menjulang tinggi Gagah menjaga bumi Penghalang angin yang berhembus. Hutan Penyedia Oksigen Menyimpan bekal kehidupan Air tersimpan dalam akar. Laut Biru tergambar Mengandung berjuta harapan Berjuta kehidupan terkandung disana. Jaga Lukisan alam Jangan sampai terganti Mata air menjadi sejuta kesedihan. Bijak  Agar terhindar Dari bencana alam Jaga dan hargai alam kita. Purwakarta, 25 Januari 2021

GETARAN JIWA UNTUK SAHABAT

Gambar
  PUISI  GETARAN JIWA UNTUK SAHABAT Langkah gontai sang sahabat Asa melambung jauh ke angkasa Pikiran berkelana liar mencari jawab  Apakah yang ada di jiwa Getaran jiwa ini semakin membuncah  Mengapa semua terjadi Di luar nalar  Apakah ini teguran sang Kuasa ?  Getaran jiwa semakin terasa  Tak kala alam mulai berontak Apalah kuasa jiwa ini Ketika sahabat tak berkabar, apakah yang terjadi ?  Kulihat kabar di media, jiwaku semakin bergetar  Apakah yang terjadi denganmu sahabat ?  Jiwa bergetar ketika kau berkabar  Kelu bibir ini, bergetar jiwa ini, teriris hatiku  Ceritakanlah wahai sahabat Apa yang terjadi dijiwamu  Purwakarta, 19 Januari 2021 # 19JanuariAISEIWrittingChallange